quote para ulama, penggugah pikiran dan kesadaran

Pengakuan Seseorang Bahwa Hatinya Baik Tidak Diterima Jika Perbuatannya Buruk

Al-Imam Abu Ishaq Ibrahim bin Musa asy-Syathibi rahimahullah berkata,

 الْأَعْمَالُ الظَّاهِرَةُ فِي الشَّرَعِ دليلٌ عَلَى مَا فِي الْبَاطِنِ، فَإِذَا كَانَ الظَّاهِرُ منخرماً أَوْ مُسْتَقِيمًا، حُكْمٌ عَلَى الْبَاطِنِ بِذَلِكَ

“Menurut syariat, amal-amal lahiriah merupakan bukti atas apa yang ada di dalam batin. Jadi, jika lahiriah menyimpang atau lurus, hal itu menjadi tolok ukur penilaian terhadap batin.”

[Sumber: Al-Muwafaqat, jilid 1, hlm. 233]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *