Al-Imam Muhammad bin Idris asy-Syafi’iy rahimahullah berkata:
أُحِب للرجل الزيادة بالجود في شهر رمضان اقتداء به ﷺ؛ ولحاجة الناس فيه إلى مصالحهم، ولتشاغل كثير منهم بالصوم والصلاة عن مكاسبهم
“Saya menyukai seseorang menambah kedermawanannya di bulan Ramadhan sebagai bentuk meneladani Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, karena pada bulan Ramadhan, kebutuhan manusia bertambah, dan juga karena banyak dari mereka yang mengutamakan puasa dan shalat, sehingga tersibukkan dari pekerjaannya.”
[Sumber: Al-Haawi al-Kabiir fi Fiqh Madzhab al-Imam asy-Syafi’i, jilid 3, hlm. 479]
Tinggalkan Balasan