quote para ulama, penggugah pikiran dan kesadaran

Di Antara Bentuk Kemunafikan Terbesar yang Sifatnya Perbuatan

Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah berkata,

مِنْ أَعْظُمِ خِصَالِ النِّفَاقِ الْعَمَلِيِّ: أَنْ يَعْمَلَ الْإِنْسَانُ عَمَلًا، وَيَظْهَرُ أَنَّهُ قَصْدٌ بِهِ الْخَيْرُ، وَإِنَّمَا عَمِلَهُ لِيَتَوَصَّلُ بِهِ إِلَى غَرَضٍ لَهُ سَيِّئُ، فَيُتْمٌ لَهُ ذَلِكَ وَيَتَوَصَّلُ بِهَذِهِ الْخَدِيعَةِ إِلَى غَرَضِهِ، وَيُفْرِحُ بِمُكْرَهٍ وَخِدَاعِهِ وَحَمْدِ النَّاسِ لَهُ عَلَى مَا أَظْهَرِهِ، وَتَوَصُّلٌ بِهِ إِلَى غَرَضِهِ السَّيِّئِ الَّذِي أَبْطُنِهِ

“Termasuk sifat kemunafikan terbesar yang berupa perbuatan adalah seseorang melakukan suatu perbuatan dan menampakkan bahwa dia meniatkannya untuk sesuatu yang baik. Padahal dia melakukan perbuatan tersebut hanya demi meraih tujuannya yang buruk. Lalu hal itu berjalan dengan sukses hingga dia berhasil meraih tujuannya. Dia merasa gembira dengan makar dan tipuannya serta pujian orang lain terhadapnya atas apa yang dia tampakkan. Dengan itu dia berhasil meraih tujuan buruknya yang dia sembunyikan.”

[Sumber: Jami’ul Ulum wal Hikam, jilid 3, hlm. 1260] 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *