Imam Ibnul Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah menukilkan sebuah nasihat dari sahabat yang mulia, Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan,
إِنَّ النَّاسَ قَدْ أَحَسَّنُوا الْقَوْلَ، فَمَنْ وَافَقَ قَوْلُهُ فِعْلَهُ فَذَاكَ الَّذِي أَصَابَ حَظَّهُ، وَ مَنْ خَالَفَ قَوْلُهُ فَعَلَهُ فَذَاكَ إِنَّمَا يُوَبِّخُ نَفْسُهُ.
“Sungguh, manusia bisa berkata dengan ucapan yang baik. Barang siapa ucapannya selaras dengan perbuatannya, dialah orang yang akan mendapat bagian (kebaikannya). Namun, barang siapa ucapannya berbeda dengan perbuatannya, dialah orang yang menghinakan dirinya sendiri.”¹
[Sumber: Al-Fawa’id, hlm. 214]
¹) Diriwayatkan oleh Al-Imam Ahmad dalam kitab Az-Zuhd
Tinggalkan Balasan