Imam Ibnu Qayyom al-Jauziyyah rahimahullah berkata:
إنّ الناصح لا يُعاديك إذا لم تقبلْ نصيحته، وقال: قد وقع أجري على الله -قبلتَ أو لم تَقْبَلْ- ويدعو لك بظهر الغيب، ولا يذكُر عيوبَك، ولا يُبَيّنُها للناس. والمؤنَبُ ضد ذلك
“Seorang yang betul-betul tulus dalam memberikan nasihat tidak akan pernah memusuhimu di saat kamu menolak nasihatnya. Bahkan dia hanya mengatakan, ‘Telah tetap pahala untukku dari sisi Allah, baik kau menerima nasihatku maupun tidak.’ Lantas dia akan mendoakanmu saat kamu tidak tahu, tidak menyebutkan dan menyebarkan aib-aibmu ke tengah-tengah manusia. Sedangkan pencela, sikapnya bertentangan dengan ini semua.”
[Sumber: ar-Ruh, hlm. 233]
Tinggalkan Balasan