Hatim al-Asham rahimahullah mengatakan,
“Aku melihat orang-orang saling hasad, maka aku pun merenungi firman Allah ta’ala:
نَحۡنُ قَسَمۡنَا بَیۡنَهُم مَّعِیشَتَهُمۡ فِی ٱلۡحَیَوٰةِ ٱلدُّنۡیَاۚ
“Kamilah yang membagi-bagi penghidupan untuk mereka dalam kehidupan dunia..”(QS az-Zukhruf [43]: 32)
Maka, aku pun meninggalkan hasad, karena hasad adalah bentuk protes terhadap pembagian Allah.”
[Sumber: Ibnu Qudamah al-Maqdisi, Mukhtashar Minhajil Qashidin, hlm. 28]
Tinggalkan Balasan