Abu adz-Dzayyal rahimahullah berkata,
تَعَلُّمُ الصَّمْتَ كَمَا تَتَعَلَّمُ الْكَلَامَ، فَإِنْ يَكُنْ الْكَلَامُ يَهْدِيكَ، فَإِنَّ الصَّمْتَ يَقِيكَ، وَلَكَ فِي الصَّمْتِ خَصْلَتَانِ: تَأْخُذُ بِهِ عِلْمَ مَنْ هُوَ أَعْلَمُ مِنْكَ، وَتَدْفَعُ بِهِ عَنْكَ مَنْ هُوَ أَجْدَلُ مِنْكَ
“Belajarlah diam seperti engkau belajar bicara. Sebab, jika bicara tidak membimbingmu, sesungguhnya diam akan menjaga dirimu. Dengan diam, engkau akan mendapatkan dua hal: 1) engkau bisa mengambil ilmu dari orang yang lebih berilmu darimu, dan 2) engkau bisa menolak keburukan orang yang lebih pintar debat dari dirimu.”
[Sumber: Jami’ Bayanil Ilmi wa Fadhlih, jilid 1, hlm. 550]
Tinggalkan Balasan